Cetak Kemasan di Padang; Perkembangan Kemasan

Pesatnya pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang seiring dengan laju perekonomian negara-negara maju mendorong setiap individu mengubah gaya hidup dan aktivitas  sehari-hari mereka, terutama di kota-kota besar. Sebagai contoh pada aktivitas sarapan pagi, biasanya dilakukan di rumah sebelum berangkat ke tempat kerja.

Tetapi, semakin padatnya lalu lintas menyebabkan waktu tempuh ketempat kerja menjadi lebih lama. Agar tidak terlambat, jadwal  berangkat harus lebih pagi sehingga menghilangkan waktu aktivitas sarapan pagi di rumah. Akibatnya, banyak yang melakukan aktivitas sarapan pagi dengan cara membeli makanan, terutama makanan siap saji/fast food,  dan langsung memakannya selama perjalanan menuju kantor.

Hal ini menyebabkan meningkatnya penggunaan kemasan. Selain itu, menjamurnya pasar swalayan yang lebih banyak menggunakan kemasan sintetis semakin meningkatkan pemakaian kemasan dalam kehidupan manusia.

Jenis-jenis kemasan yang digunakan pun semakin bervariasi. Pada umumnya  kemasan yang saat ini banyak beredar  dipasaran adalah kemasan yang menggunakan material kemasan fleksibel. Hal ini disebabkan harga  kemasan fleksibel jauh lebih murah dibandingkan dengan kemasan kaku atau rigid, baik berbahan plastik maupun berbahan metal. Selain lebih murah, kemasan fleksibel juga lebih ringan dibandingkan dengan jenis material kemasan lainnya. Hal ini berimbas pada lebih rendahnya biaya transportasi.

Kemasan fleksibel dapat dicetak dengan lebih dari 6 (enam) warna sehingga dapat menambah nilai jual  produk yang dikemasnya. Penggunaan kemasan fleksibel saat ini tidak tidak terbatas padaproduk-produk makanan dan minuman, tetapi sudah merambah pada industri obat-obatan meski masih terbatas.Obat-obatan dapat menggunakan kemasan fleksible yang  susunan materialnya mengandung kombinasi  material yang dapat menjamin kualitas obat-obatan tetap terjaga hingga beberapa tahun lamanya.

Jenis-jenis  material dimaksud adalah material yang masuk kedalam kategori “barrier material” yang  memiliki karakteristik khusus,yaitu dapat menahan kandungan gas yang ada didalam kemasan seperti Oksigen (O2), CO2, sehingga tidak keluar dari kemasan ataupun sebaliknya zat-zat dalam bentuk gas yang berada diluar kemasan tidak dapat masuk kedalam kemasan sehingga produk makanan, minuman atau obat-obatan terjaga kualitasnya sampai dengan masa kadaluwarsa.

Barrier material umumnya  tidak hanya mampu mencegah keluar masuknya gas,  tetapi juga mampu mempertahankan aroma produk sehingga aroma khas dari produk tidak hilang dalam proses distribusi dan transportasi.

Untuk pengujian material ini digunakan metode pengujian O2TR (Oksigen Transfer Rate). Faktor lain yang penting dipertahankan adalah kandungan/kadar air yang ada di dalam produk sehingga dalam proses penyimpanan dan distribusi tidak mengalami kenaikan kadar air.

Contoh-contoh produk yang sensitive terhadap kelembaban udara antara lain:kripik singkong, kripik tempe, obat-obatan dalam bentuk tablet. Produk-produk lain  yang dapat rusak atau berubah bentuk apabila disimpan terlalu lama di area yang memiliki kelembaban agak tinggi seperti di Indonesia adalah: harddisk, spare part motor atau mobil yang berbahan baku bukan stainless steel.

Terdapat beberapa aplikasi khusus yang bisa diterapkan pada kemasan dengan material fleksibel. Salah satu aplikasi yang special adalah penggunaan plastik fleksibel untuk mengemas harddisk dimana plastik kemasannya harus memiliki nilai statik yang rendah agar tidak merusak harddisk yang disebabkan oleh kenaikan elektrik statik dari plastik.

Pada perkembangannya kemasan bukan saja menjadi kebutuhan industri akan tetapi berperan sebagai nilai tambah dari suatu produk ekonomi. Daya saing produk di pasaran dapat ditingkatkan dengan penggunaan kemasan  yang innovative dan komunikatif. Jadi fungsi kemasan pada saat ini tidak terbatas sebagai  pelindung produk,  tetapi juga sebagai sarana komunikasi produsen kepada konsumen. Melalui kemasan,konsumen dapat mengetahui semua informasi mengenai produk yang ada di dalamnya. Terutama untuk produk makanan, minuman dan obat-obatan. 

Pada kemasan makanan dan minuman di cantumkan  berbagai macam informasi yang memungkinkan konsumen untuk memilih produk mana yang sesuai untuk konsumsi mereka, seperti komposisi bahan, kandungan gizi dan jumlah kalori produk.  Pada kemasan obat selain komposisi, indikasi dan aturan penggunaan juga dicantumkan kontra indikasi yang menginformasikan bahwa produk tersebut mengandung bahan-bahan khusus yang dapat memicu timbulnya reaksi alergi atau gangguan terhadap organ lain pada pengguna.

Pada kemasan obat juga dicantumkan tanda khusus yang menunjukkan bahwa produk tersebut mengandung bahan baku yang sudah diubah secara genetical, sehingga menentukan cara menjualnya menjadi obat yang dijual bebas, dijual bebas terbatas atau hanya dapat dibeli dengan menyertakan  resep dokter.

Informasi detail dan order silakan kontak kami disini

Smart Digital Printing
Jl. Prof Dr. Hamka No 10 B Padang (Depan Basko)

Office :0751-447392 / 08127733 5194
Phone: 0811663528(Irfan)
WA: 08116681072
Pin BBM : DA17FE2C (Irfan)
Email : smart2printpadang@gmail.com

 

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sharing Buttons by Linksku